Artikel Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer

Geinimi, Malware Pengintai di Android

Sebagai salah satu sistem operasi yang digandrungi tak heran jika menjadikan Android sebagai target utama serangan dedemit maya. Beragam program jahat pun diciptakan dengan maksud dan tujuan tertentu.

Geinimi, merupakan salah satu malware baru yang ditemukan di kalangan pengguna Android. Malware ini terbilang unik, selain bisa mengintai dan mencuri data korbannya, program jahat ini juga memiliki kemampuan menjadi Botnet.

Botnet bisa dikatakan sebagai aplikasi jahat yang mampu mengambil alih perangkat yang dijankitnya. Dengan kata lain, software ini bisa dijadikan alat oleh pembuatnya untuk mengendalikan ponsel/komputer korban. Nah, baru kali pertama malware jenis ini ditemukan di Android.

Dikutip sumber dari PC World, Kamis (30/12/2010), Geinimi mampu berkomunikasi dengan pusat kendalinya untuk meng-install atau pun uninstall aplikasi yang ada pada ponsel. Malware ini juga dirancang agara secara rutin melaporkan aktifitas penggunanya.

Selain itu Geinimi juga mampu melaporkan posisi korbannya melalui kordinat GPS, jenis ponsel yang digunakan, informasi nomer kartu yang digunakan, dan semua data tersebut diunggah pada 10 alamat situs yang berbeda.

Pakar virus dari Lookout Mobile Security, Kevin Mahaffey, memaparkan bahwa Geinimi mulai ditemukan pada aplikasi Market pihak ketiga di China, dan melakukan penyebaran lewat sebuah aplikasi ternama yang sudah diunduh jutaan kali. Namun sayangnya, Mahaffey enggan menyebutkan nama aplikasi tersebut.

Read More

63.000 Malware Baru Muncul Tiap Hari

Malware atau program jahat semakin marak di tahun 2010. Dari data yang dihimpun oleh perusahaan keamanan Panda Security, jumlah malware yang tercipta oleh tangan-tangan peretas melonjak cukup tinggi dibandingkan tahun lalu. Database dari Collective Intelligence (sistem pendeteksi milik Panda Security) mencatat bahwa dari 134 juta sampel yang mereka pegang, 60 juta di antaranya terinfeksi malware (virus, worms, Trojans dan ancaman lainnya).

Berapa banyak sebenarnya total program jahat yang lahir di tahun ini? Terhitung sejak bulan Januari hingga Oktober, para peretas (hacker) telah menciptakan sebanyak 20 juta varian baru. Notabene, angka ini seimbang dengan varian baru yang tercipta di keseluruhan tahun 2009.

Masih mengacu pada data dari Panda Labs-laboratorium antimalware Panda Security, angka 20 juta tersebut merupakan sepertiga dari semua virus yang pernah ada dan semua itu hanya diciptakan hanya dalam waktu 10 bulan! Jika dibagi berdasarkan hari, setidaknya ada 63.000 ancaman baru yang lahir per hari.
Akan tetapi berbeda dengan tahun sebelumnya, 54% dari ancaman tahun ini memiliki masa hidup yang tidak lama, yakni hanya 24 jam sebelum akhirnya menghilang. Ia juga hanya menyerang sejumlah kecil sistem. Sedang di tahun 2009, ancaman yang datang bisa tahan sampai berbulan-bulan.

Kemungkinan, meningkatnya jumlah malware dan daya tahannya yang hanya sebentar, terkait dengan meningkatnya jumlah hacker amatiran yang baru menjajal kemampuannya di bidang ini. Selain itu, diketahui bahwa para hacker di tahun 2010 cenderung memakai kode berbahaya lama atau mementingkan penyebaran ancaman yang sudah ada dibanding dengan menciptakan ancaman baru.

Malware memang bisa menginfeksi komputer kita dengan berbagai macam cara, maka berhati-hatilah dalam mengunjungi situs-situs di internet karena tidak semuanya aman. Perhatikan pula email yang masuk di inbox Anda. Jangan diklik bila terkesan menggoda namun mencurigakan. Selalu mengupdate anti virus juga selalu menjadi langkah yang ampuh untuk memberi tameng komputer Anda.

Read More

Merger Zeus Trojan dengan SpyEye Semakin Berbahaya

Peristiwa penyatuan atau merger sejumlah varian Zeus Trojan dan merger antara dua botnet terbesar telah membuat para peneliti di bidang keamanan dunia maya sangat khawatir. Kekhawatiran tersebut terkait dengan serangan-serangan yang bisa terjadi terhadap pencurian nilai uang yang dimiliki oleh para pemilik rekening bank.
 
“Ada banyak hal mengapa penyerang menjadikan rekening bank sebagai sasaran, terutama karena besarnya nilai uang yang bisa dirampok. Malah biasanya  nilai uang yang dirampok jauh lebih besar dari Trojan Zeus untuk menginfeksi para gamer. Para peneliti menyatakan bahwa kasus ini menandakan kegiatan Trojan Zeus belakangan ini semakin memanas, bahkan Zeus dan SpyEye telah melakukan merger,” terang Randy Abrams, Director of Technical Education  ESET.
 
Randy juga menambahkan bahwa merger tersebut bukanlah masalah besar karena masih ada dua varian Zeus lainnya yang benar-benar berbahaya. Feodo, yang mampu mengirim pesan yang menyerang lebih dari selusin bank. Seharusnya periset keamanan telah sepenuhnya waspada terhadap URLZone yang mampu men-transfer sejumlah uang keluar dari rekening pemiliknya.
 
Zeus yang merupakan varian Trojan ini, mengincar rekening bank dana beroperasi dengan cara stealth dan teknik yang sangat canggih agar nasabah tidak sadar dan yakin bahwa rekeningnya aman. Pola tersebut berlawanan dengan Trojans yang menargetkan game untuk mencuri password dengan menggunakan metode social engineering. Wilayah sebaran dan rekening yang bobol karena malware inipun tersebar di berbagai negara.
 
Beberapa advise berkaitan dengan nasabah perlu menyediakan komputer dengan sistem operasi dan browser yang telah di-patch secara rutin. Sehingga dapat menghindari serangan luar biasa yang biasaya mencari vulnerabilities yang terbuka.
 
“Di Indonesia, dampak Zeus belum nyata. Online banking saat ini banyak terbantu oleh penggunaan one time token seperti yang digunakan oleh beberapa bank, sehingga bila mencuri user dan password belum cukup untuk melakukan transaksi online, karena harus memasukkan key dari token tersebut”, demikian komentar Yudhi, Technical Consultant dari ESET Indonesia.
Berikutnya para peneliti juga menemukan virus Trojan terbaru yang dikenal dengan sebutan Ares. Sang pembuatnya mengklaim  Ares memiliki kemampuan yang sama seperti Zeus dan SpyEye.
 
Menurut pihak novirusthanks.org, sebuah lembaga swasta penyedia layanan IT yang berbasis di Italia, SpyEye bekerja dengan stealth mode, tidak nampak di task manager dan user-mode applications lainnya, mampu menyembunyikan registry keys dan file-filenya dari pencarian yang dilakukan secara reguler oleh Explorer. Malware tersebut mampu menangkap data yang masuk ke Web form dan mengambil uang dengan menggunakan kartu kredit curian.

Read More

Virus alert

Pertama2 Buka notepad,Caranya : Start –> All Programs –> Accessories –> Notepad, atau masuk di RUN lalu ketik notepad dan EnterLalu copy kode script visual basic di bawah ini, lalu paste di notepad.
lol=msgbox (“Warning a virus has been detected on your PC. Press YES to format your hard disk now or press NO to format your hard disk after system reboot”,20,”Warning”)
Kemudian save dengan nama apa aja terserah kamu, asalkan ber-ekstension .vbscontoh : sistem.vbs ,jangan lupa save as type nya kamu pilih yang all files.

Read More

Virus Iming-imingi ‘Film Porno’


Sebuah virus kembali terdeteksi beredar luas di ranah internet. Virus ini menyebar secara massal lewat email dan dirancang untuk menginfeksi PC, dengan mengiming-imingi pengguna komputer berupa file PDF atau film porno.

Read More

Rontokbro Bangkit dengan Jurus Baru

 
Bagi pengguna komputer pasti tidak asing dengan Rontokbro, virus lokal yang bisa dibilang sebagai 'biang kerok'. Nah, setelah lama tenggelam, Rontokbro kini kembali muncul dengan jurus yang sedikit berbeda.

Read More

Mengetahui Aneka Virus Komputer


Semakin banyak perkembangan program-program bagus yg pesat saat ini tak di pungkiri berkembang juga program-program/software jahat yg merusak dan meresahkan semua pengguna komputer.Software jahat yg saya maksud disini adalah virus.Anda sudah familiar tentu dengan sebutan ini.
Virus dilengkapi dengan kode-kode jahat tertentu yang membuatnya bisa menyalin dirinya sendiri dan menyusup ke program lain untuk mengacaukan,mengacak,menyembunyikan bahkan yg parah menghapus file penting kita.

Read More

VBS/Cantix, Promosi Forum via Virus

 
Berawal dari forum yang kurang diminati, virus ini terlahir. Walau tak terlalu berbahaya, namun sepak terjangnya patut diperhitungkan. Bagaimana kiprahnya dalam mengobrak-abrik Windows?

Read More

Anti Virus Computer

 
Antivirus komputer mulai berkembang ketika semakin banyaknya program-program jahat yang mengancam keamanan data dan komputer, baik secara offline maupun online. Apa sih antivirus komputer?

Antivirus adalah sebuah jenis perangkat lunak yang digunakan untuk mendeteksi dan menghapus virus komputer dari sistem komputer. Disebut juga Virus Protection Software. Aplikasi ini dapat menentukan apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak. Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang (background) dan melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi, atau ketika disimpan).

Cara kerja antivirus dengan beberapa metode seperti di bawah ini:
a. Pendeteksian dengan menggunakan basis data virus signature (virus signature database): Cara kerja antivirus ini merupakan pendekatan yang banyak digunakan oleh antivirus tradisional, yang mencari tanda-tanda dari keberadaan dari virus dengan menggunakan sebagian kecil dari kode virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, dan telah dikatalogisasi sesuai dengan jenisnya, ukurannya, daya hancurnya dan beberapa kategori lainnya.

Cara ini terbilang cepat dan dapat diandalkan untuk mendeteksi virus-virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, tapi tidak dapat mendeteksi virus yang baru hingga basis data virus signature yang baru diinstalasikan ke dalam sistem. Basis data virus signature ini dapat diperoleh dari vendor antivirus dan umumnya dapat diperoleh secara gratis melalui download atau melalui berlangganan (subscription).

b. Pendeteksian dengan melihat cara bagaimana virus bekerja: Cara kerja antivirus seperti ini merupakan pendekatan yang baru yang dipinjam dari teknologi yang diterapkan dalam Intrusion Detection System (IDS). Cara ini sering disebut juga sebagai Behavior-blocking detection. Cara ini menggunakan policy (kebijakan) yang harus diterapkan untuk mendeteksi keberadaan sebuah virus.

Jika ada kelakuan perangkat lunak yang "tidak wajar" menurut policy yang diterapkan, seperti halnya perangkat lunak yang mencoba untuk mengakses address book untuk mengirimkan e-mail secara massal terhadap daftar e-mail yang berada di dalam address book tersebut (cara ini sering digunakan oleh virus untuk menularkan virus melalui e-mail), maka antivirus akan menghentikan proses yang dilakukan oleh perangkat lunak tersebut. Antivirus juga dapat mengisolasi kode-kode yang dicurigai sebagai virus hingga administrator menentukan apa yang akan dilakukan selanjutnya.

Keuntungan dari cara ini adalah antivirus dapat mendeteksi adanya virus-virus baru yang belum dikenali oleh basis data virus signature. Kekurangannya, jelas karena antivirus memantau cara kerja perangkat lunak secara keseluruhan (bukan memantau berkas), maka seringnya antivirus membuat alarm palsu atau "False Alarm" (jika konfigurasi antivirus terlalu "keras"), atau bahkan mengizinkan virus untuk berkembangbiak di dalam sistem (jika konfigurasi antivirus terlalu "lunak"), terjadi false positive.

Beberapa produsen menyebut teknik ini sebagai heuristic scanning. Teknologi Heuristic Scanning ini telah berkembang begitu jauh hingga sekarang. Beberapa antivirus mengecek sebuah file dengan definisi biasa. Jika lolos dari deteksi biasa, maka file tersebut dijalankan di sebuah lingkungan virtual. Semua perubahan yang dilakukan file bersifat seperti virus, maka pengguna akan diperingatkan.

Antivirus - antivirus terbaru sekarang tidak hanya mendeteksi virus. Program antivirus sekarang juga telah diprogram untuk mendeteksi spyware, rootkits, dan malware - malware lainnya. Tidak hanya itu, antivirus sekarang dilengkapi firewall, untuk melindungi komputer dari serangan hacker dan anti spam untuk mencegah masuknya email sampah bervirus ke inbox pengguna.

Antivirus berdasarkan jenis pengguna dapat dibagi menjadi 2, yaitu untuk Home User dan Network (Corporate User). Untuk home user, antivirus berjalan seperti biasa. Untuk versi jaringan, antivirus dapat melakukan scan di komputer - komputer client dan network drive. Selain itu, proses update komputer client dalam jaringan tidak harus langsung dari Internet. Komputer client dapat melakukan upate langsung dari server jaringan.

Read More

Antivirus Tak Jamin Komputer 100% Aman

 
 
Sehebat-hebatnya program antivirus, namun keberadaanya tetap saja tak bisa menjamin komputer pengguna bakal seratus persen aman dari serangan virus, malware, dan software jahat sejenisnya.

Hal itu pun diakui oleh Symantec, produsen antivirus kenamaan yang dikenal dengan merek produknya, Norton Antivirus. Symantec baru saja [...]merilis produk Norton Internet Security 2009 dan Norton AntiVirus 2009 di Indonesia.

"Kami memang tak bisa menjamin komputer bakal seratus persen aman dari serangan virus. Namun kami yakin antivirus bisa meminimalisir serangan tersebut secara signifikan," ujar David Hall, Regional Product Marketing Manager Symantec, saat merilis kedua produk keamanan tersebut di Hotel Novotel, Jakarta, Kamis (16/10/2008).

Serangan virus dan program jahat sejenisnya, kata David, bisa diminimalisir oleh produk keamanan yang bisa mengenali gejala tak lazim sebuah software hanya dengan membaca aktivitasnya kala berjalan di komputer. Dalam hal ini, Symantec menggunakan teknologi Sonar untuk menilai apakah program software tersebut berbahaya atau tidak.

"Baik itu virus lokal atau bukan, teknologi Sonar bisa mengenali suatu software jahat yang membahayakan dengan mempelajari aktivitas perilakunya yang cenderung memberatkan komputer pengguna," ujarnya.

Untuk terus menangkal serangan virus, Symantec mengaku telah melakukan 300 perbaikan untuk antivirus buatannya, yang kini diklaim lebih baik dari segi performa dan kecepatan. "Ini bukan klaim sepihak karena juga telah ujicoba secara independen oleh AV-Test dan PasMark," kata Effendy Ibrahim, Norton Business Lead Asia South Region.

Hasil tes kedua pihak penguji sistem keamanan independen tersebut mengklaim, instalasi Norton Internet Security 2009 jadi lebih cepat karena hanya memakan waktu 52,77 detik. Penggunaan memori kerja juga dinilai lebih kecil karena kurang dari 7 MB atau lebih tepatnya hanya 6,92 MB, sedangkan quick scan bisa selesai dalam waktu 33,74 detik.

Kedua produk yang diluncurkan secara resmi hari ini di Indonesia, dibanderol dengan harga US$ 49,95 untuk Norton Internet Security 2009 dan US$ 39,95 untuk Norton AntiVirus 2009. Lisensi produk ini hanya berlaku untuk penggunaan satu komputer saja.

Read More

Greasemonkey, Trojan ‘Nyamar’ Sebagai Add-On Firefox

 
 Banyak plug-in dan ekstensi yang telah menjadi fitur dari browser Firefox. Namun, popularitas browser Firefo telah memancing pengarang malware untuk memberikan sebuah Trojan dengan target spesifik, Firefox. BitDefender, sebuah perusahan pengamat malware, mengungkapkan bahwa bulan ini merupakan bulan yang bahagia untuk Trojan.PWS.ChromeInject.A atau yang disebut ChromeInject, Trojan yang sama yang pernah menyerang komponen Chrome di Firefox.[...]

Trojan.PWS.ChromeInject.A akan menginstall dirinya ke dalam directory add-on Firefox, registrasi dirinya sendiri sebagai Greasemonkey, dan mulai mencari isi harddisk computer korban untuk mencuri password, detail login, informasi account WarCraft, dan library nomor berbagai macam kartu korban. Trojan tersebut sesungguhnya bukan merupakan add-on Greasemonkey, namun hanya mengidentifikasi dirinya sendiri.

Mozilla telah mengkonfirmasi bahwa Greasemonkey yang sesungguhnya ada dalam penyimpanan ekstensi di Mozilla, dan bebas dari malware. Jika user menggunakan add-on Greasemonkey tersebut, maka tidak ada alasan untuk mencegah penggunaan Greasemonkey yang sah ketika menggunakannya, selama user mendownload-nya dari halaman Mozilla atau halaman website yang dapat dipercaya.

Sekali diinstal, Trojan Greasemonkey dengan mudahnya mengidentifikasi 100 website. Ketika computer user yang sudah terinfeksi mengunjungi situs yang dikenali Trojan tersebut, maka parasit Trojan tersebut akan tetap hidup dan akan merekam password atau detail login yang telah ditransmisikan. Asumsinya, ketika user yang menjadi korban dalam keadaan tertidur pun, Trojan ini masih beraktivitas dalam system.

Belum jelas apakah Trojan tersebut akan tampil sebagai add-on di browser, atau bagaimana caranya bisa berinteraksi dengan WebMonkey yang sesungguhnya, jika ekstensi gadungan tersebut telah diinstal. BitDefender sendiri meyakini bahwa, user pasti akan berusaha menghindar dari Trojan menggunakan cara yang normal, seperti membuka attachment harus mengaktifkan ActiveX atau JavaScript untuk mengeksekusi attachment dengan aman, dan sebagainya.

Read More

7 Ciri Jika Komputer Terjebak Virus ‘Shemale’ via Album Porno


Virus Shemale kembali menebar ancaman di kalangan pengguna komputer. Adalah Shemale jilid 2 yang merupakan regenerasi dari virus sebelumnya, kini mencoba untuk menutup beberapa celah yang mungkin bisa dimanfaatkan oleh user untuk mematikan dirinya.
Masih seperti pendahulunya, virus ini dibuat dengan menggunakan Visual Basic Script (VBS). Ia akan  mengenkripsi dirinya agar user tidak mudah membaca isi script dari virus tersebut. Virus ini berukuran 195 KB dengan icon VBS. Pada saat menginfeksi komputer, ia akan membuat cukup banyak file yang akan di simpan di direktori yang berbeda-beda.
Untuk mengelabui user, virus ini akan menggunakan rekayasa sosial dengan membuat sebuah folder dengan nama [Album BOKEP (New Release)] di setiap Drive termasuk di Flash Disk. Nama folder tersebut diharapkan dapat menarik user untuk menjalankan salah satu dari file shortcut yang berada didalamnya. File shortcut yang dibuat oleh virus ini akan mempunyai ekstensi Mpeg.lnk.
File bericon Windows Media Player ini seolah-olah merupakan file video mesum yang jika dijalankan maka akan mengaktifkan dirinya. Selain itu agar penyamarannya lebih sempurna ia akan mengubah tipe file LNK (shortcut) tersebut menjadi “Movie Clip” sehingga seolah-olah merupakan file Video, untuk lebih meyakinkan ia akan menyembunyikan ekstensi yang kedua dari file tersebut [.LNK].
Beberapa ciri-ciri yang dapat ditemui pada saat menginfeksi komputer user:
1. Muncul folder dengan nama “BOKEP (New Release)”, folder ini berisi beberapa file shortcut untuk menjalankan file induk yang telah ditentukan yang akan dibuat di semua drive.
2. Muncul file “Membership of Shemale Lover” yang akan dibuat di setiap drive dengan icon “Internet Explorer”.
3. Tidak dapat mengakses folder ‘C:\Windows’, jika user mengakses folder tersebut maka akan membuka My Computer.
4. Muncul pesan ‘SHEMALE Ver. 2.0.1 by CRY’ pada saat screen saver Windows aktif.
5. Muncul pesan error saat menjalankan tools security tertentu.
6. Terjadi perubahan pada nama pemilik Windows.
7. Mengubah tipe file “Shortcut” [.lnk] mejadi “Movie Clip”.
Seperti kebanyakan virus lokal, salah satu aksi yang dilakukan adalah meninggalkan jejak berupa pesan di komputer target. VBS/Autorun juga akan meningalkan beberepa pesan yang dikemas dalam sejumlah file diantara pesan terebut akan di tampilan secara otomatis saat komputer di nyalakan dan saat menjalankan program Internet Explorer atau saat screen saver Windows aktif. Selain itu VBS/Autorun juga akan mencoba untuk blok akses terhadap beberapa website security.
Untuk menenyebarkan dirinya, ia akan memanfaatkan flash disk dengan cara membuat file folder berikut:
- Data-data Tugasku NITIP Jangan Dihapus.lnk
- Membership of Shemale Lover.lnk
- Fotoq Imoets – http-facebook.com-profiles-123442-photos-15595.jpeg.lnk
- Michael Jackson ternyata belum mati – Detik.com.lnk
- Michael Jackson – one day in your life.mp4.lnk
- Naughty America Album (locked folder, desktop.ini, my friends hot mom – Jennifer Miller.wmv.lnk, my friends hot mom – sativa rose.wmv.lnk, My Sister Hot Friend – Courtney Dani.wmv.lnk, Naughty America 2009 – Vicky Vette.Mpeg.lnk)
- Autorun.inf
Agar dirinya dapat aktif secara otomatis, ia akan memanfaatkan fitur autorun dengan nama [autorun.inf] yang akan menjalankan file induk yang telah ditentukan.
Sumber: Vaksincom

Read More

Waspadalah, 25 Persen Worm Menyebar via USB

USB flash drive, atau yang lebih dikenal dengan flashdisk, ternyata menjadi perangkat favorit para pembuat program jahat untuk menyebarkan worm. Menurut perusahaan keamanan PandaLabs, 25% dari seluruh worm baru yang beredar di tahun 2010 ternyata dirancang untuk menyebar ke PC lain melalui perangkat penyimpanan data portabel yang sudah terinfeksi.
Luis Corrons selaku direktur teknis PandaLabs menyatakan, sebagian besar program jahat (malware) yang beredar saat ini dirancang untuk menyebar melalui perangkat flashdisk. Selain dapat menyalinkan diri ke flashdisk, worm juga dirancang agar dapat beroperasi secara otomatis ketika sebuah perangkat USB yang terinfeksi terhubung ke komputer. Worm ini kemudian akan menginfeksi sistem komputer.
Dari survei yang dilakukan PandaLabs baru-baru ini kepada lebih dari 10.000 perusahaan kecil dan menengah (UKM), terungkap bahwa 27% dari pengguna PC yang terinfeksi malware pada tahun lalu mengatakan bahwa infeksi program jahat pada PC mereka berasal dari USB yang terinfeksi, khususnya flashdisk.
Perangkat lain yang terhubung ke PC melalui USB, termasuk smartphone, kamera dan pemutar musik, juga termasuk perangkat yang riskan menjadi media penyebaran program jahat. Sebab semua perangkat tersebut mempunyai kartu memori atau memori internal, dan karena itulah ponsel pun (misalnya) bisa saja menjadi media pembawa virus tanpa sepengetahuan kita.
Worm Stuxnet adalah salah satu worm yang mengancam tahun ini, yang menyebar via USB. Pada bulan Juli lalu, Stuxnet diketahui menyerang PC-PC yang menggunakan software otomatisasi yang banyak digunakan di industri manufaktur. Worm ini menyerang via USB yang terinfeksi dengan memanfaatkan celah keamanan yang terdapat pada shortcut file Windows.
Jadi, ketika user menampilkan isi USB yang terinfeksi melalui aplikasi file manager seperti Windows Explorer, Stuxnet akan me-load dirinya ke dalam PC lalu menginfeksi sistem komputer. Microsoft sampai-sampai mengeluarkan security update darurat pada awal Agustus lalu untuk menambal celah tersebut.
Sekadar informasi, penyebaran program jahat melalui USB bukanlah hal yang baru. Dua tahun lalu, worm Conficker juga berhasil menghebohkan seluruh dunia karena telah menginfeksi jutaan PC di seluruh dunia lewat flashdisk. Walhasil worm ini dinobatkan sebagai salah satu worm dengan infeksi penyebaran yang paling cepat dalam waktu singkat.
Lalu awal pekan ini, jaringan Komando Pusat AS (CENTCOM) juga diketahui telah disusupi program jahat setelah sebuah USB drive yang terinfeksi terhubung ke salah satu PC di jaringan tersebut.
Sumber: Networkworld.com

Read More

Copyright © RAMSI-SMBIRINK.